Alat Musik Tradisional Jakarta

alat musik tradisional jakarta

Advertisement

Alat musik tradisional Jakarta, terdiri dari:

  1. Gambang Kromong
  2. Gambus
  3. Kecrek
  4. Kemong
  5. Keroncong Tugu
  6. Marawis
  7. Ningnong
  8. Shu Kong
  9. Sam-Hiam
  10. Tanjidor
  11. Tehyan

Sejak kedatangan Belanda, Jakarta dikenal dengan nama Sunda Kelapa dan menjadi kota yang memiliki kelebihan untuk menarik pendatang dari berbagai tempat.

Meskipun jenis penggunaan kesenian di DKI Jakarta berbeda-beda. Secara umum, kesenian di kota ini digunakan untuk memeriahkan momen tertentu.

Daftar Alat Musik Tradisional Jakarta

Berikut daftar nama alat musik Jakarta beserta gambar dan penjelasannya

1. Gambang Kromong

alat musik jakarta - gambang kromong

Gambang Kromong dimainkan dengan cara berkelompok (ada yang dipetik & ditiup)

Gambang Kromong adalah sebuah orkes musik yang berisi berbagai macam alat musik tradisional Jakarta. Ada juga yang menyebut orkes ini termasuk dari Tradisi Cina Benteng

Alat musik yang digunakan yang berupa alat musik campuran antara suku pribumi dengan tionghoa, seperti yaitu Sukong, Tehyan, dan Kongahyan.

Jika kita pergi ke daerah-daerah yang masih kental dengan unsur budaya Cina Betawi biasanya kita anda akan menemukan banyak orkes gambang kromong.

Lagu yang sering dibawakan kesenian gambang kromong biasanya mengandung unsur humor, syair-syair penyemangat, dan tak jarang juga berupa sarkasme (sindiran). Tujuannya untuk meningkatkan tali silaturahmi antar sesama.

Disebutkan dalam tulisan Phoa Kian Sioe dalam majalah Panca Warna No.9 pada tahun 1949 yang berjudul “Orkes Gambang, Hasil kesenian Tionghoa peranakan di Jakarta” gambang kromong masih berkaitan dengan orkes yang khim.


2. Gambus

alat musik jakarta - gambus

Gambus dimainkan dengan cara dipetik

Instrumen gambus Jakarta memiliki berbagai macam jenis yang dibedakan berdasarkan dawai yang digunakan ada yang berjumlah 7, 6 dan 3 . senar ini berbahan sutera yang dipilin sehingga suaranya lembut.

Badan gambus terbuat dari kayu sebagai resonator. Alat musik ini sudah ada sejak awal abad ke-19 dengan banyaknya imigran Yaman dan India yang masuk ke Indonesia sebagai sarana dakwah.

Gambus sering dimanfaatkan masyarakat untuk mengisi acara seperti pernikahan dan khitanan pada masa itu. Seiring berjalannya waktu gambus mulai ditemani dengan instrumen musik tambahan seperti seperti gitar, bass, biola, dan lainnya.


3. Kecrek

alat musik jakarta - kecrek

Kecrek dimainkan dengan cara digoyang / dipukul

Kecrek salah satu alat musik tradisional Jakarta yang digunakan dalam orkes musik gambang kromong . Kecrek merupakan alat musik yang simple, karena hanya berupa plastik yang diberikan logam di sekelilingnya.

Suara yang dihasilkan kecrek membuatnya masuk dalam jenis instrumen musik perkusi, crek-crek-crek adalah gambaran suaranya saat dipukul. Kecrek juga biasanya digunakan untuk meramaikan penampilan musik


4. Kemong

alat musik jakarta - kemong

Kemong dimainkan dengan cara dipukul

Kemong merupakan gong kecil yang digunakan pada gamelan Jawa atau Sunda. Kemong sendiri juga salah satu bagian dari anggota orkes gambang kromong DKI Jakarta.

Advertisement

Alat musik ini juga disebut di dalam sebuah buku yang menceritakan legenda. Jika anda tertarik melihat penggunaannya dalam cerita majapahit, silahkan lihat dalam buku berjudul “Hang Tuah, Ksatria Melayu”.


5. Keroncong Tugu

alat musik jakarta - keroncong tugu

Keroncong dimainkan dengan cara berkelompok (ada yang dipetik & ditiup)

Keroncong Tugu merupakan kesenian musik Betawi campuran antara budaya Indonesia dengan budaya luar. Nama Tugu dikenali karena dulunya sering dipentaskan oleh masyarakat Tugu, Jakarta Utara.

Alat musik tradisional DKI Jakarta ini biasanya beranggotakan oleh beberapa orang dan membawakan lagu dengan irama 4/4 ketukan. Jenis musik inilah awal dari keroncong Betawi lainnya.


6. Marawis

alat musik jakarta - marawis

Marawis dimainkan dengan cara dipukul

Marawis memiliki yang mirip dengan rebana, bedanya marawis memiliki 2 sisi untuk dipukul, ditambah bentuk marawis yang gempal, sedangkan rebana pipih dan lebar.

Marawis juga biasanya membawakan syair lagu yang bersifat religius. Karena alat musik tradisional DKI Jakarta ini seringnya dimainkan berkelompok, hampir tiap moment keagamaan diperlombakan.

Salah satu teknik yang dikenali pemain Marawis adalah teknik Zapin. Teknik pukulan ini mengatur tempo permainan dan menjadi kunci apakah suaranya nyaman didengar atau tidak

Advertisement


7. Ningnong

alat musik jakarta - ning nong

Ningnong dimainkan dengan cara dipukul

Ningnong adalah alat musik tradisional yang terbuat dari logam, berbentuk bundar dan diletakkan di atas kotak serta dipukul menggunakan stik kecil dari kayu yang diberikan hiasan di ujungnya.


8. Sukong

alat musik jakarta - sukong

Sukong dimainkan dengan cara digesek

Sukong adalah alat jenis alat musik yang menghasilkan suara melodi dalam pentas musik. Sukong berbentuk seperti rebab, tapi ukurannya lebih kecil. Sukong memiliki 2 dawai, dan menggunakan alat penggesek dari kayu.

Sukong mudah dijumpai dalam kesenian ini di daerah Tangerang dan penggunaannya dalam penampilan kesenian Gambang Kromong.


9. Tanjidor

alat musik jakarta - tanjidor

Tajidor dimainkan dengan cara berkelompok (ada yang dipukul & ditiup)

Tanjidor juga masih berupa kesenian berbentuk orkes. Selain gambang kromong, tanjidor juga sudah ada sejak abad ke-19 usulan Mayor Jantje di daerah Citeureup.

Kesenian tanjidor juga bisa kita temukan di daerah lain seperti di Kalimantan Barat, tapi mungkin sudah jarang.

Nama tanjidor berasal dari nama sebuah kelompok, Tangsi (sebuah asrama militer Jepang) yang pada saat itu dimainkan masyarakat yang sedang bekerja untuk menghibur diri.

Hingga saat ini, Tanjidor sering digunakan untuk mengisi acara adat daerah seperti pada saat pesta Cap Go Meh di kalangan Betawi Chinese. Kesenian Orkes Tanjidor biasanya berisi lebih dari 10 jenis alat musik tradisional Jakarta.


10. Tehyan

alat musik jakarta - tehyan

Tehyan dimainkan dengan cara digesek

Selain Teh yan, ningnong juga alat musik tradisional Jakarta yang dimainkan dengan cara digesek. Cirinya bentuk alat musik ini mirip dengan sukong.

Tangga nada pada Tehyan adalah diatonis, saat dimainkan kita hanya mengandalkan perasaan dan skill dari latihan. Alat musik tradisional Jakarta ini cukup sulit dan berbeda dengan alat musik gesek biasanya.

Ada beberapa jenis lain selain teh yan, seperti sukong dan kongahyan, perbedannya:

  • Sukong: berukuran besar dan bernada nada dasar G (Bass)
  • Kongahyan: berukuran kecil dan bernada dasar D (Melodi)
  • Tehyan: berukuran standardan bernada dasar A (Ritme)

Saat ini permainan alat musik semacam Tehyan sudah sangat jarang kita jumpai dan jika pun ada biasanya pemainnya sudah lanjut usia.


berbudaya.id

Useful Link:

Referensi:

  • ^ Gambang Kromong | Portal Resmi Prov DKI Jakarta.
  • ^ Hang Tuah, Ksatria Melayu – Nunik Utami | Google Books.
  • ^ Keroncong Tugu | Portal Resmi Prov DKI Jakarta.
  • ^ Mayor Jantje dan Tanjidor | KOMPAS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *